memang kenapa kalau aku berjilbab ? (02)

Nino memandang sosok Syifa dan Ilham dari kejauhan. memang benar ternyata apa yang dikatan cewek-cewek tadi benar semuanya. memang ada apa-apa diantara Syifa dan Ilham. terbukti, mereka bercanda dengan -yeeah sedikit- mesra. Nino mengakuinya.
tangan Nino mengepal. rasanya, kemarahannya kini sudah berada di puncaknya. seandainya Syifa tidak ada disana, Nino pasti sudah menerjang Ilham dengan brutal. Ilham dan Nino memang sejak dulu, sejak mereka masuk SMA, selalu berseteru dalam hal apa saja. perseteruan mereka yang paling membikin seisi sekolah tegang dan resah adalah perebutan posisi pertama di sekolah. posisi yang paling berkuasa, yang paling pertama, dan tentunya posisi yang paling populer. mereka mengakui, kalau wajah dan postur tubuh Nino dan Ilham menjual. wajah mereka sama-sama keren, postur tubuh mereka juga proposional. sayang, hanya saja tingkah laku mereka kurang baik, kurang sopan, dan cenderung brutal. itulah yang menyebabkan cewek-cewek berpikir berulang kali untuk mendekati Nino dan Ilham.
Nino sangat siap jika harus berseteru lagi dengan Ilham. apalagi jika menyangkut tentang Syifa, cewek yang sangat dicintainya.
tiba-tiba, mata Nino dan Syifa beradu pandang. Syifa tersenyum, dan Nino jadi salting.

"Nino.."
Nino mendongak dan mendapati Syifa. Syifa tersenyum, anggun dan manis. membuat jantung Nino berdetak kencang untuk kesekian kalinya.
"apa?" tanya Nino. tapi apa mau dikata, udah naluri preman, ya preman. niatnya mau halus, malah kesannya cuek bebek.
Syifa maklum. udah bawaan dari lahir, sih! "jutek banget, sih. orang disamperin baik-baik juga." Syifa lalu duduk di samping Nino. "lagi apa? serius banget. tumben banget nih megang buku."
Nino tersenyum. "ngejekin, nih. mau kamu apa, sih? pengen apa aku nggak lulus trus aku ditendang nyokap bokap??"
"hahaha.. nggak gitu juga, kali, No. cuma heran aja, biasanya kan kamu megang rokok gitu."
Nino memukul pelan bahu Syifa. "gitu, ya. bukannya ngedukung aku, malah..."
kata-kata Nino terpotong karena tiba-tiba saja dia merasakan sebuah tinjuan mendarat di pipi kirinya.
"aaa!" Syifa menjerit kaget dan reflek menolong Nino.
ternyata, Ilham yang memukul Nino. muka Ilham sangar, tampak emosi menguasainya.
"Ilham! ada apa, sih?! main pukul aja!" teriak Syifa dengan air mata mengalir. jujur, dia phobia dengan kekerasan.
Nino bangkit dan mengusap sudut bibir kirinya yang berdarah. tanpa dikomando lagi, Nino menerjang Ilham dengan membabi buta. tak ayal, terjadi perkelahian yang sekali lagi membuat seisi sekolah heboh.
bersambung
apa lagi yang akan dilakukan Nino untuk merebut kembali Syifa ?
tunggu yaa, di episode selanjutnya ^^
wkwkwkwkwkwkwk . . [ jangan bosen yaa ama cerita saiia =) ]

0 komentar:

snsd - Tell Me Your Wish (genie) lirikk laguuu :)




SNSD – Tell Me Your Wish (Genie)

Turn it up~! Just turn it up~! That’s right, Come on!

sowoneul marhaebwa! ni maeumsogeh itneun jageun ggumeul marhaebwa

ni meorieh itneun isanghyungeul geuryeobwa. geurigo nareul bwa. nan neoui genieyah, ggumiyah, genieyah.

deurimkareul tago dalryeobwa. neon nae yeopjarieh anja. geujeo nae iggeulrim sogeh modu deonjyeo.

gaseum beokcha teojyeobeoryeodo, baramgyeore nalryuhbeoryuhdo jigeum isoongan sesangeun neoui geot.

geuraeyo nan neol saranghae. eonjena miduh ggumdo yeoljeongdo da jugo shipuh.

nan geudae sowoneul irwojugo shipeun (shipeun) haengoonui yeoshin.

sowoneul marhaebwa! (I’m genie for you, boy) sowoneul marhaebwa! (I’m genie for your wish)

sowoneul marhaebwa! (I’m genie for your dream.) naegeman marhaebwa! (I’m genie for your world.)

sowoneul marhaebwa! jiruhan naldeuri neon jikyeobji anni?

pyeongbeomhan saenghware neon mudhyeobeoryeotni? ije geuman ggaeuhna. neon naui superstar, shining star, superstar.

shimjangsori kateun ddeolrimui harleyeh ne momeul matkyeobwa. ije i sesangeun ojik neoui mudae.

hwanhosori kateun padoga, naegaseumen neoui che oni naneun neoui kil youngwonhan biggest fan.

geuraeyo nan neol saranghae. eonjena miduh ggumdo yeoljeongdo da jugo shipuh.

nan geudae sowoneul irwojugo shipeun (shipeun) haengoonui yeoshin.

sowoneul marhaebwa! (I’m genie for you, boy) sowoneul marhaebwa! (I’m genie for your wish)

sowoneul marhaebwa! (I’m genie for your dream.) naegeman marhaebwa! (I’m genie for your world.)

Hey! Tell me what you need. Tell me what you hope.

DJ! put it back on.

geuraeyo nan neol saranghae. eonjena miduh. ggumdo yeoljungdo da jugo shipuh.

nan geudae sowoneul irwojugo shipeun (shipeun) haengoonui yeoshin. sowoneul marhaebwa!

nan neol saranghae. neon naui music. nan neol saranghae. neon naui kibbeum.

nan neol saranghae. nan neoui haengoon-i dwaego shipuh

(neoui fantasyreul sumgimeobshi marhaebwa naneun genie gireul boyeojulge

niga jajin sowon sumgimeobshi marhaebwa neoui genie naega deureojulge)

sowoneul marhaebwa! (I’m genie for you, boy) sowoneul marhaebwa! (i’m genie for your wish.)

sowoneul marhaebwa! (I’m genie for your dream.) naegeman marhaebwa! (I’m genie for your world.)

sowoneul marhaebwa! (I’m genie for you, boy!) sowoneul marhaebwa! (I’m genie for your wish.)


pendapat aku ::
ini lagu sama mv nya kereeeeeeen banget :))
aku seneng ama dance nya, trus aku juga seneng sama musiknya.
tapi banyak yang ragu kalo kaki para personil snsd tuh asli, gapake obat ato dll. trus temen aku bilang kalo tuh kaki habis di suntik biar keliatan alami. laaah, temen aku yang satunya bilang kalo kaki-kaki personil snsd itu cuma dikasih krim apa gitu ..
tapi whatever laah... yang penting aku suka SNSD !!!!!!!!!!!

0 komentar:

memang kenapa kalau aku berjilbab? (1)

"memang kenapa kalau aku berjilbab?"
Nino memukul-mukul kepalanya pakai buku. entah kenapa ia kembali teringat kalimat itu, padahal kalimat itu mestinya sudah ia lupakan karena kalimat itu sudah terucap beberapa bulan yang lalu.
Nino menerawang jauh ke belakang mengingat kejadian yang terjadi 3 bulan yang lalu. dan tiba-tiba pandangannya kosong.
Nino memandang Syifa yang tengah menangis dengan pandangan -yang bisa dikatakan- benci dan marah. matanya mengkilat menandakan emosinya sudah sampai puncaknya. sedangkan Syifa di depannya cuma duduk sesenggukan menangis.
Nino berusaha menarik jilbab Syifa dengan paksa. Syifa cepat tanggap, ia segera menghalangi tangan kasar Nino yang sedang berusaha menarik jilbabnya.
"lepas atau kau ku tampar." ancam Nino.
tapi Syifa tak bergeming. semakin di ancam, semakin erat pula ia memegangi jilbabnya yang sudah tampak menceng dari kepalanya.
lama tak digubris, Nino semakin emosi. akhirnya ia membabi buta hendak melepas jilbab Syifa.
memang, segala niat buruk selalu gagal. saat Nino secara paksa menarik tangan Syifa, Nino terjatuh lantaran di tendang Syifa. tak mau menunggu terlalu lama, Syifa segera berlari ke pojok ruangan dan telungkup menangis. sesekali ia membetulkan letak jilbabnya.
Nino berjalan menghampiri Syifa yang menggigil ketakutan di pojok. di pandanginya muka Syifa yg sebenarnya tidak kelihatan karena tertutup tangannya. Nino mengangkat dagu Syifa degan telunjuknya. Syifa masih menangis, tapi tak sehisteris tadi.
Syifa tdk berani menatap mata Nino karena ia tau, menatap matanya samasaja mencari masalah.
"lepas atau tidak."
Syifa diam, tapi kepalanya sedikit bergeleng.
"LEPAS ATAU TIDAK!!" habis sudah kesabaran Nino. ia menendang kaleng di sebelah kanan Syifa yang membuat Syifa kaget.
saat Nino memandangnya, entah kekuatan darimana, Syifa dengan penuh keberanian menatap mata Nino yg berkilat-kilat marah.
"kenapa, No? kenapa? KENAPA?!"
Nino terkejut.
Syifa kembali menyeka airmatanya. sekarang ia berdiri menatap tajam Nino. ia memegang ujung jilbabnya masih dengan airmata yg mengalir. "jadi karena ini kau menjadi gila seperti ini? heh? jujur saja, Nino. sebenarnya kau malu, kan, punya pacar berjilbab sepertiku? kau takut kalau pamormu jatuh. kau takut pasaranmu turun karena aku berjilbab. dan kau takut malu karena kau, sang ketua geng motor, punya pacar berjilbab dan tertutup sepertiku. iya, kan? jawab!!"
kali ini gantian Syifa yg marah. cukup sudah harga dirinya terinjak-injak tadi. ia marah karena ia tidak terima Nino memandang rendah wanita berjilbab.
Syifa terjatuh duduk di lantai. kedua telapak tangannya menutupi mukanya yg menangis.
"memang kenapa kalau aku berjilbab."
hening. tak ada jawaban dari Nino.
"memang kenapa kalau aku berjilbab, No? salah ya?"
Nino speechless. jujur, ia nggak suka kalau Syifa memakai jilbab, tp ia tdk tau apa penyebabnya. ia sekarang duduk memandang Syifa dengan tatapan kosong. tak tahu harus berbuat apa.
"hoy! ngelamun aja. ngelamunin apa, sih?"
Nino kaget. Jo, sahabatnya, menepuk keras bahunya.
"Syifa," jawabnya kalem.
Jo geleng-geleng kepala melihat Nino. "udah deh, No. lupain aja dulu. sekarang pikirin tuh ujian. minggu depan kita UAN, men."
"tapii...."
tiba-tiba ada segerombol anak perempuan masuk ke kelas Nino. gerombolan itu bergosip ria. tiba-tiba seorang cewek nyeletuk, "kasian deh, Syifa. putus dari Nino, dapet si Ilham. tau nggak siih, si Ilham kayak apa?? lebih parah dari Nino lagi.."
deg. jantung Nino rasanya berhenti berdetak. ia segera pergi keluar. mencari Syifa.
Jo cuma bisa geleng-geleng kepala melihat ulah sahabatnya.
-bersambung-

2 komentar: